Minggu, 16 Oktober 2016

KELAS MAYA
Deskripsi
Pembelajaran dengan memanfaatkan kelas maya (cyber class) merupakan sebuah upaya untuk mendorong pembelajaran yang dilaksanakan kapan saja dan dimana saja pembelajaran dalam kelas maya bukanlah menggantikan pembelajaran tatap muka yang dilaksanakan bersama guru anda dikelas, tetapi dengan memanfaatkan kelas maya anda akan mendapatkan tambahan atau pagayaan(anrichmen) materi yang yang akan mrlrngkapi pembelajaran konvensional. Dengan model pembelajaran seperti ini , Anda akan didorong untuk lebih aktif dankreatif. Aktif dan kreatif mengandung dalam pengertian bahwa dalam kelas maya Anda diharapkan untuk mencari, membaca, mencipta, dan membagi baik pengetahuan yang telah anda dapatkan maupun hasil karyayang telah anda buat kepada kawan-kawan Anda. Anda juga mengharapkan mampu untuk berdiskusi dan bekerja sama dalam kelompok secara virtual.
URAIAN MATERI
     Dalam pembelajaran, teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan pembelajaran, meningkatkan kecepatan belajar, dan meningkatkan efiensi pembelajaran.
   Ada 6 (enam) potensi kunci dipemanfaatan teknologi informasi dan komonikasi (TIK) dalam rangka revolusi pembelajaran >
1.      Konektivitas – akses terhadap beraneka ragam informasi ‘tersedia’ dalam global. Selama anda memanfaatkan koneksi internet , anda akan mendapatkan informasi apapun yang tersedia dalam wolrd wide web (www). Dalam mencari informasi , anda juga tidak akan merasa kesulitan berkat bantuan mesin pencari seperti Google atau Bing.
2.      Fleksibilitas- belajar dapat dilaksanakan dimana saja yang anda laksanakan selama ini ( kelas konvensional), guru adalah sumber belajar utama bagi anda. Akan tetapi dengan kelas konvesional yang di perkarya dengan TIK , anda memiliki kebebasan dalam menentukan waktu yang tepat kapan anda belajar dan tempat anda belajar, selama selama anda dapat mengunakkan computer dan mengakses internet.
3.      Interaksi- evaluasi belajar dapat dilaksanakan seketika dan mandiri.
Dengan memanfaatkan TIK, anda dapat mengerjakan tugas, menjawab pertanyaan, maupun mengerjakan ujian dimanapun dan kapanpun anda inginkan . dalam beberapa model ujian, anda juga dimungkinkan untuk mendapatkan hasil penilaian maupun umpan balik secara  otomatis, sehingga anda tidak perlu menunggu lama untik mengetahui hasil penilaian ujian anda.
4.       Kaloborasi- penggunaan perangkat diskisi dapat mendukung pembelajara kloborasi di luar ruang kelas. Dengan memanfaatkan internet, anda telas berada dalam sebuah jaringan  yang luas. Oleh karena itu, dengan memanfaatkan perangkat diskusi melalui internet , anda dapat berkomunikasi, berdiskusi, bertukar ppendapat, baik mengenai sebuah ide, permasalahan, maupun solusi dengan rekan atau guru anda. Dengan perangkat ini anda juga dapat mempuat kelompok belajar.
5.      Peluang pengembangan- konten digital dapat terus-menerus dikembangkan sehingga dapat memperkarya pembelajaran dalam kelas konvesional. Dalam kelas konvensional, anda dan guru harus berada dalam ruangan yang sama. Akan tetapi dengan memanfaatkan TIK, guru anda dapat memberikan intruksi dan tempat tertentu dan anda dapat mengikuti intruksi guru anda tersebut walaupun anda berada di tempat yang berbeda.
6.      Motivasi- multimedia dapat membuat pelajaran lebih menarik. Dengan TIK, anda akan mendapatkan berbagai sumber-sumber belajar. Salah satu sumber belajar tersebut adalah video atau animasi yang menjelaskan konsep atau peristiwa tertentu. Dengan bantuan media ini anda akan mendapatkan ilustrasi/gambaran yang lebih nyata dan dapat meningkatkan minat anda dalam belajar.

model e-learning (Rashty,1999)

E-learning dapat diselenggarakan dengan berbagai model (Rasthy, 1999).

a. Model Adjunct.
   Dalam model ini e-learning digunkan untuk menunjang sistem pembelajaran tatap muka di kelas. Model ini dapat dikatakan sebagai model tradisional plus karena keberadaan E-learning hanya sebagai pengayaan atau tambahan saja.


b..Model Mixed/Blended.
  Model ini menempatkan E-learning menjadi bagian tidak terpisahkan dari pembelajaran. Misalanya pembelajaran teori dilaksanakan secara daring, sedangkan pembelajaran praktik dilaksanakan secara tatap muka. Akan tetapi, Bersin (2004) berpendapat bahwa model blended learning merupakan gabungan dari model adjunct dan mixed, sehingga sedikit atau banyak porsi dari e-learning, dalam pembelajaran tatap muka, seluruh proses tersebut merupakan blended learning.


c.Model Daring Penuh/Fully Online.
Dalam model ini e-learning digunakan untuk seluruh proses pembelajaran mulai dari satu penyampaian bahan belajar, dan evaluasi pembelajaran. Salah satu contoh model ini adalah open course ware yang dikelola oleh Massachusetts Institut of Technology(MIT) dilaman http://ocw.mit.edu/index.htm, online course adx dengan berbagai pembelajaran dari yang ditawarkan oleh berbagai universitas di dunia pada https://ww.edx.org/, pembelajaran daring (online course) yang dipelopori oleh Universitas Harvard, Coursera dilaman https:www.coursera.org/ , atau online course iversity yang dikelola oleh berbagai universitas di Jerman dilaman https://iversity.org/.

Dengan kata lain,e-learning dapat berfungsi sebagai:
1.Tambahan/pengayaan pembelajaran (supplement),
2.Pengganti sebagai pembelajaran (complement), atau
3.Penganti seluruh pembelajaran (replacement) sesuai gambar lll.1. E-learning yang dimaksud dalam konteks Simulasi Digital pada SMK adalah e-learning sebagai supplement.




 

 

Minggu, 09 Oktober 2016

SOAL TENTANG KELAS VIRTUAL / KELAS MAYA

SOAL.B


  • 1. Yang bukan fitur dari kelas virtual adalah...
           a.Quiz
           b.Assignment
           c.Backpag
           d.Login
           e.group

  • 2.Fungsi dari forum diskusi?
          a.untuk berkomunikasi
          b.Untuk membuka lapangan pekerjaan
          c.Media untuk bertatap muka
          d.Tempat menyimpan file yang ada d edmode
          e.Tempat untuk saling bertukar informasi


  • 3.Siapa saja yang dapat mengakses materi dari kelas virtual?
          a.kepala sekolah
          b.Murid
          c.Guru
         d.Murid dan guru
         e.kepala sekolah


  • 4.Siapa yang dapat berpartisipasi dalam kelas virtual?
          a.Guru dan kepala sekolah
          b.Guru dan orang tua murid
          c.Orang tua murid dan murid
          d.Guru dan guru
         e.Guru dan murid

  • 5.Kelas virtual atau kelas maya merupakan bentuk penerapan teknologi informasi dibidang...
          a.Sosial dan budaya 
          b.Sosial media
         c.Pendidikan
         d.Teknik komputer       
         e.Politik